Friday, November 23, 2012

PELAJAR PERSIS DULU, KINI, DAN YANG AKAN DATANG


Persis muncul dengan gerakan pembaharuannya, yang bergerak dalam bidang Dakwah dan Pendidikan. Kemudian untuk pertama kalinya Persis mendirikan lembaga pendidikan, sehingga munculah para pelajar-pelajar Persis yang mempunyai keinginan memperdalam dan mampu mendakwahkan, mengajarkan, dalam upaya membela ajaran Islam.
Kembali kepada sejarah, bagaimana pelajar Persis dulu dalam kacamata sejarah.
Sebagaimana kita ketahui, Persis, dahulu muncul dengan gerakannya yang keras dan benar-benar menampakkan taringnya dalam upaya pemberantasan Tahayul, Bid’ah, dan Khurafat. Dan hal itu menular kepada para pelajar atau para kader Persis pada saat itu. Mereka masuk ke lembaga pendidikan Persis, dengan bercita-citakan serta mempunyai keinginan untuk memperdalam ajaran agama dalam  upaya memurnikan kembali ajaran islam yang telah banyak terkontaminasi oleh hal-hal yang berbau syirik dan munkarat. Ini terbuktikan dengan kepiawaian para pelajar Persis terdahulu dalam hal berdebat, berorasi, membaca kitab, serta kemampuan menterjemahkan bahasa, khususnya bahasa Arab, sebagai penunjang dalam menyampaikan Dakwahnya kepada masyarakat yang memiliki latar belakang yang berbeda dan pemahaman yang berbeda. Salah satu contohnya adalah KH. Abdul Latief Muchtar, beliau adalah salah satu pelajar Persis yang kini telah berhasil memberikan warna baru bagi Persis.
Dalam beberapa hal, pelajar Persis dulu dan sekarang tidak jauh berbeda. Bertahan dengan gerakan pembaharuannya namun tidak melunturkan esensi dari dakwah itu sendiri yang tetap ber-visikan memberantas Tahayul, bid’ah dan khurafat.  Namun, tidak bisa dipungkiri perubahan pasti akan terjadi. Pelajar persis masa kini mulai mengubah metode mereka dalam penyampaian dakwahnya. Dahulu  para kader persis dikenal dengan gerakan ‘shock therapy’ nya namun kini pelajar Persis tampak ‘low profile’ dan lebih sering menggunakan metode monolog atau ceramah dalam menyampaikan dakwahnya, berbeda dengan para pendahulunya yang lebih sering menggunakan metode debat atau berorasi. Karena  para pelajar Persis, kini mulai menyesuaikan diri sesuai dengan kebutuhan zaman dan kebutuhan umat pada masa kini yang lebih kritis dan realistis. Namun adapula yang disayangkan, kini orientasi para pelajar Persis mulai berbeda dengan para pelajar Persis dulu, yang memang mereka memasuki lembaga pendidikan Persis dengan keinginan kuat ingin mendalami ajaran islam , namun kini sepertinya hal itu mulai meluntur seiring mulai majunya zaman dan mulai banyaknya pengaruh barat yang masuk kedalam kehidupan para pelajar Persis. Terkadang, para pelajar persis masa kini, juga cenderung membanggakan masa lalunya, hanya membanggakan kesuksesan-kesuksesan yang telah dicapi oleh para pendahulunya.
Untuk selanjutnya, pelajar Persis yang akan datang, tentunya tercermin dari generasi pelajar Persis yang sekarang, akan meninggalkan jejak seperti apa untuk mereka para pejuang Persis di masa mendatang. Pelajar Persis yang akan datang tentunya masih dalam bentuk sebuah tanda Tanya yang besar, yang dalam tanda Tanya itu penuh dengan harapan-harapan para pemimpinnya terdahulu ataupun para pemimpin di masa sekarang, agar pelajar Persis yang akan datang mampu menjadi lebih baik dari para pendahulunya dan mampu meneruskan cita-cita luhur para pemimpinnya yang terdahulu dalam upaya memurnikan kembali ajaran-ajaran islam. Akankah semua itu terjadi ? hanya dengan niat baik, semangat, serta kesungguhan  para generasi Persis masa kini yang akan menjadi penentu bagaimana  Genarasi Persis yang selanjutnya, Wallahu’alam bi shawab.

Thursday, August 30, 2012

Warming Up After long hiatus...

Assalamu'alaikum, hallo kawan ? apa kabarmu? kuharap kalian semua dalam keadaan baik. Rasanya sudah begitu lama sejak penerbitan entri-ku yang terakhir aku post,aku belum kembali posting sesuatu baik itu Artikel atau apalah itu(:abaikan)kehkeh, kebetulan aku punya kesibukan baru.. yaaahhh tak lain 'ngegoyangin' si kayu berujung lancip yang berwarna kuroi alias black alias Aswad, alias -terjemahin sendiri aje- wkwkwk

Hmmm kebetulan Hari ini ada kesempatan juga moody nya lagi aga good, so' aku mau ngpost karya-karyaku selama aku Hiatus from Blog ini, I Hope you Like it and sorry it's still messy Pal hehehe

Yosh TARAAA 

 Ini salah satu Chara-ku,Jelek ya, masih Kaku banget =='''
.

Kalo gambar yang ini aku Terinspirasi dari YUI K-ON!!

Yah itu dulu dariku, semoga rekan-rekan menyukainya , さようなら ^0^/ 





Tuesday, March 27, 2012

How to Draw Hoodies, 3 Different Ways

Tutorial Cara Menggambar Manga -- Dilengkapi Video - ® Kimyong.flv

kaku no hon

Hallo kawan .. sudah lama rasanya aku tak mem-posting di blog ini. kebetulan akhir-akhir ini aku disibukkan oleh berbagai tugas sekolah, yaaah sedikit merepotkan juga, tapi apa boleh buat. hmmm akhir-akhir ini aku sedang ber-mood baik untuk menggambar, yaa yang kebetulan menggambar adalah hobi ku, maka dari itu aku ingin mem-posting sedikit mengenai beberapa teknik menggambar, yosh doozo check it out !!


Tips #1
Tentukan bentuk wajah karakter yang anda sukai. Kenapa? Karena biasanya dalam buku panduan bentuk wajah sesuai dengan bentuk wajah yang di sukai atau dikuasai penulis buku panduan tersebut. Bentuk karakter wajah beragam, anda boleh saja melihat komik-komik Jepang yang ada sebagai referensi. Misalnya: ada wajah yang chubby ala anak-anak ciptaan Asuko Hayashi. Wajah pendek bulat dengan mata yang super besar dan kebanyakan menampakkan karakter anak-anak ceria milik Kimoto Yuki. Wajah langsing yang tampak dewasa buatan Naoko Taekuchi. Walaupun atari (kerangka) bentuk kepala memang sama saja tapi memutuskan bentuk yang anda suka selagi belajar membuat atari akan mempengaruhi bentuk akhir dari gambar anda. Kalau saya lebih suka gaya Nara Shikamaru dan Hyuga Neji yang Cool !!! haha
.









Tips #2
Berlatih satu untuk banyak. Maksudnya begini, dalam wajah karakter ada banyak hal yang mempengaruhi hasil akhirnya (ekspresi), bentuk bibir, bentuk mata, bentuk alis, bentuk rambut, dan arah kepala. Biasanya saya berlatih seperti ini misalnya saya berlatih menggambar kepala menghadap depan saya akan buat berbagai ekspresi dari ekspresi biasa, marah, sedih, murung, malu, kaget, lembut, dan mencoba berbagai macam model rambut. Dan begitu pula untuk kepala yang menghadap kearah lain-lain. Garansi dari saya: bisa cepat mahir.
Tips #3
File semua gambar-gambar yang sudah anda buat. Kalau anda banyak membuat gambar dan tekun anda akan selalu bisa melihat perubahan demi perubahan dari setiap lembar gambar yang anda buat. Dan anda pasti akan tersenyum puas jika melihat kemajuan pelajaran anda.
Tips #4
Dalam setiap gambar yang anda rasa salah atau tidak bagus atau tampak aneh, anda harus analisa dan perhatikan benar-benar apa yang membuat tampak aneh atau tidak alami, setelah itu catat agar dilain waktu anda ingat tidak mengulang kesalahan tersebut.
Tips #5
Anda harus rajin-rajin melihat dan mempelajari gambar wajah dari berbagai arah dan gaya, baik itu dari komik, foto, atau melihat manusia aslinya. Dengan begitu anda akan menghasilkan gambar yang natural dan proporsional walaupun ada yang sedikit di hiperbola.
Tips #6
Jangan pernah anggap remeh apapun yang anda kerjakan. Maksudnya walaupun ini (hanya??) menggambar anda harus benar-benar konsentrasi dan tenang hingga anda bisa memasukkan emosi apapun kedalam gambar anda dan menjadikan ekspresi gambar anda sesuai dengan apa yang anda inginkan.

Untuk amatir yang belajar secara otodidak seperti saya pasti membutuhkan waktu yang lama, namun jika kita benar-benar menyukai dan menikmati ini pasti ada rasa bahagia yang mendalam jika berhasil menyelesaikan karya pertama kita nanti. Dan walaupun saya tidak tahu apakah saya bisa memanfaatkan belajar saya ini kearah yang lebih profesional tapi setidaknya saya menyukai ini dan hati saya merasa senang. Dan syukur alhamdulillah saya tidak pernah merasa terlambat untuk belajar apapun selama itu bisa bermanfaat dan saya menyukainya.



cr : http://missdhani.wordpress.com (dengan sedikit perubahan)

Tuesday, January 24, 2012

Equal...

Terkadang banyak sekali orang yang selalu meremehkan jumlah yang sedikit, mungkin secara tidak langsung pun aku termasuk dari orang-orang itu.

Namun sebanarnya berapapun jumlahnya, jika kita maksimal dalam menggunakannya ataupun mengasahnya maka itu akan menghasilkan sesuatu yang sangat besar,pasti bisa.

Jika kita lihat awal mulanya peradaban islam, bukankah ketika itu  yang masuk islam dan yang ikut berdakwah bersama Rasulullah itu dimulai dari sedikit dulu? kemudian berangsur-angsur mrnjadi banyak?

Kalau saja Al-khawarizmi tidak menemukan angka "0" mustahil akan ada angka 100,1000...hingga 1.000.000.000? bahkan jika tidak ada angka "0" mustahil kita dapat menggunakan komputer seperti sekarang ini karena pemrograman komputer itu tersusun dari angka2?

ketika perang badar pun bukankah pasukan kafir itu jumlahnya 2 kali lipat lebih banyak dari pasukan muslim yang hanya sedikit? tetapi justru dengan semangat yang kuat dan kehendak dari yang Maha Kuasa umat muslim pun menang walaupun jum;ah mereka sedikit?

 memang terkadang ketika kita melihat sesuatu yang sedikit/kecil selalu terbesit "payah" tapi coba kita bayangkan jika yang "kecil itu bangkit dari tidurnya yang lelap tidak menutup kemungkinan ia dapat mengalahkan sesuatu yang besar/banyak.

tentu kawan2 masih ingat dengan Nabi Daud yang ketika itu ia masih kecil dengan berani ia menghadapi seorang Jalut yang berbadan besar nan menyeramkan dan berhasil mengalahkannya?

maka dari itu, kita jangan terlalu berpatok pada jumlah, memang tidak salah dengan banyaknya jumlah namun kita pun harus bisa lebih menghargai yang sedikit itu karena suatu perubahan itu dimulai dari yang kecil dan sepele dulu bukan??

Monday, January 23, 2012

NARA SHIKAMARU (奈良シカマル)

Shikamaru adalah seorang anak dari klan Nara yang seangkatan dengan Naruto. Dia sangat pemalas, tetapi baik hati. Dia bersama Naruto, Kiba, dan Chouji sering ditegur oleh guru Iruka Umino. Sesungguhnya Shikamaru adalah anak yang pintar. Tingkat kecerdasannya (IQ) mampu mencapai 200. Kekurangannya adalah gemar tidur siang sambil memandangi awan daripada berlatih ninjutsu. Chouji bahkan berkata bahwa Shikamaru bisa saja melebihi Sasuke.

Setelah lulus dari akademi, dia satu kelompok bersama Chouji dan Ino di bawah bimbingan Asuma. Dia menyebut dirinya sendiri sebagai "penakut nomor satu" dan "paling jago melarikan diri," padahal dia hanya tidak ingin menggunakan kekuatannya dan malas berurusan dengan orang, apalagi mempertaruhkan nyawa. Dan kalimat yang sering dia ucapkan adalah "Mendoukusai" atau dalam bahasa indonesia "merepotkan". Shikamaru tidak mempunyai cita-cita yang tinggi, dia hanya ingin menjadi ninja biasa. Ia berharap agar menikah dengan perempuan yang tidak cantik tetapi juga tidak jelek, lalu punya dua orang anak. Ia juga berharap agar anak pertamanya berjenis kelamin perempuan, sedangkan anak keduanya laki-laki. Dan ia berencana setelah anak pertamanya menikah, dia akan pensiun dari dunia ninja untuk terjun ke bidang pertanian.

Shikamaru berambut lurus dan diikat keatas, seperti samurai. Rambutnya hitam dan bagian dahinya dibiarkan terbuka.memakai anting dikedua telinganya. Pelindung kepala yang dipasang di lengan bagian kirinya. Wajahnya sangat mencirikan dirinya, pemalas dan cuek. Setelah ujian chuunin, dia mengenakan jaket pelindung dari desa sebagai pengganti jaketnya yang lama. Dia mengenakan celana 3/4 berwarna hijau. Setelah naruto II, dia mengenakan baju lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam. Dia tidak begitu tinggi, hampir seperti Naruto.

Shikamaru memiliki kelebihan di bidang strategi dan taktik. Hal ini tak lain karena dia memiliki IQ diatas 200 (genius). Kecerdasannya hanya bisa dilampaui oleh Kakashi. Bahkan Kakashi pun dibuat heran dengan kecepatannya dalam menyusun strategi. Kegeniusannya Shikamaru dibuktikan ketika dia berhasil menjebak Temari, Tayuya, bahkan anggota Akatsuki yang terkenal hebat dan sadis,Hidan dan Kakuzu. Meski kekuatan /chakra yang dimilikinya tidak sekuat teman-temannya, namun dengan kecerdasannya dia bisa membalikkan keadaan genting seperti apapun menjadi kemenangan gemilang. Ini juga didukung kemampuan klannya yaitu mengendalikan bayangan. Dengan kemampuannya ini dia bisa menjebak musuh masuk ke perangkapnya dengan kecerdasannya. Hanya saja dia kurang berlatih, lebih tepatnya malas, sehingga kemampuannya sebagai shinobi tidak sehebat naruto atau neji, hanya saja, ia selalu melatih kemampuan menyusun strateginya melalui Shogi, atau catur Jepang bersama Asuma yang mengaku selalu kalah, walaupun saat ini Shikamaru bermain dengan Shikaku, ayahnya.

Shikamaru Nara
(奈良シカマル)


Karakter dalam manga Naruto
Debut: manga chapter 34
anime episode 1
Pengisi suara (versi bahasa Jepang): Shotaro Morikubo
Nobutoshi Canna (episode 141 ke atas)
Profil
Desa asal: Konohagakure
Jenis kelamin: Pria
Tingkatan ninja: Part I: Genin
Part II: Chuunin
Hari ulang tahun: 22 September
Umur: Part I: 12-13
Part II: 15-16
Golongan darah: AB
Warna mata: Hitam
Warna rambut: Hitam
Berat badan: Part I: 42 kg
Part II: 53,4 kg
Tinggi badan: Part I: 150-152 cm
Part II: 170 cm
Klan: Nara
Keluarga
Ayah: Shikaku Nara
Ibu: Yoshino Nara
Rekan
Tim: Tim Asuma
Tim Pencarian Sasuke
Nijuu Shoutai
Guru/pembimbing: Asuma Sarutobi
Sahabat: Naruto Uzumaki, Asuma Sarutobi, Choji Akimichi, Ino Yamanaka
Keahlian
Jutsu: . Formasi Ino-Shika-Chō
. Kagemane no Jutsu
. Kagemane Shuriken no Jutsu
. Kage Nui no Jutsu
. Kage Kubi Shibari no Jutsu
. Kageyose no Jutsu

Wednesday, January 04, 2012

Tahun baru Jepang




Hiasan tahun baru yang disebut Kadomatsu
Tahun baru (正月 shōgatsu?) di Jepang dirayakan tanggal 1 Januari dan berlangsung hingga tanggal 3 Januari. Dalam bahasa Jepang, kata "shōgatsu" dulunya dipakai untuk nama bulan pertama dalam setahun, tapi sekarang hanya digunakan untuk menyebut tiga hari pertama di awal tahun.
Istilah "shōgatsu" juga digunakan untuk periode matsu no uchi (松の内?) atau masa hiasan daun pinus (matsu) boleh dipajang. Di daerah Kanto, Matsu no uchi berlangsung dari tanggal 1 Januari hingga 7 Januari, sedangkan di daerah Kansai berlangsung hingga koshōgatsu (小正月?, tahun baru kecil) tanggal 15 Januari.
Tanggal 1 Januari adalah hari libur resmi di Jepang, tapi kantor pemerintah dan perusahaan swasta tutup sejak tanggal 29 Desember hingga 3 Januari. Bank dan lembaga perbankan tutup dari tanggal 31 Desember hingga 3 Januari, kecuali sebagian ATM yang masih melayani transaksi.
Sampai tahun 1970-an, sebagian besar toko dan pedagang eceran di daerah Kanto tutup hingga tanggal 5 Januari atau 7 Januari. Perubahan gaya hidup dan persaingan dari toko yang buka 24 jam membuat kebiasaan libur berlama-lama ditinggalkan. Mulai tahun 1990-an, hampir semua mal dan pertokoan hanya tutup tanggal 1 Januari dan mulai buka keesokan harinya tanggal 2 Januari, tapi biasanya dengan jam buka yang diperpendek. Hari pertama penjualan barang (hatsu-uri) di pusat pertokoan dimeriahkan dengan penjualan fukubukuro (kantong keberuntungan). Penjualan barang di semua mal dan pertokoan sudah normal kembali sekitar tanggal 4 Januari.



Hiasan tahun baru di tokonoma
Tanggal 1 Januari disebut ganjitsu (元日?, hari pertama), sedangkan pagi hari 1 Januari disebut gantan (元旦?, pagi pertama). Perayaan tahun baru berlangsung selama tiga hari yang disebut sanganichi (三が日?, 3 hari).
Bagi sebagian orang, tahun baru belum berakhir sampai tanggal 20 Januari yang disebut hatsuka shōgatsu (二十日正月?, tahun baru tanggal 20), saat semua hiasan tahun baru sudah harus disimpan. Di daerah Kansai, Hatsuka shōgatsu dikenal sebagai honeshōgatsu (骨正月?, tahun baru tulang) karena biasanya pada hari tersebut, ikan masakan tahun baru sudah habis dimakan sampai ke tulang-tulangnya.
Kegiatan menyambut tahun baru sudah dimulai sejak dua atau tiga minggu sebelum pergantian tahun. Di daerah Kanto, hari persiapan tahun baru yang disebut o-koto hajime (お事始め?, awal kegiatan) jatuh pada 8 Desember, sedangkan di daerah Kansai pada 13 Desember.

Tradisi

Di zaman dulu, kalender Jepang didasarkan pada kalender Tionghoa, sehingga orang Jepang merayakan tahun baru pada awal musim semi, bersamaan dengan Tahun baru Imlek, Tahun baru Korea, dan Tahun baru Vietnam. Pada tahun 1873, pemerintah Jepang mulai menggunakan kalender Gregorian sehingga tahun baru ikut dirayakan tanggal 1 Januari.
Di Jepang, penghormatan terhadap arwah leluhur dilakukan sebanyak dua kali, di musim panas sewaktu merayakan obon dan di awal tahun baru. Sewaktu merayakan tahun baru, arwah leluhur dipercaya datang sebagai Toshigami (年神?, dewa tahun) yang memberi berkah dan kelimpahan sepanjang tahun.
Tahun baru pernah digunakan untuk merayakan bertambahnya usia. Tradisi ini dilakukan semasa orang Jepang masih mengikuti cara perhitungan usia yang disebut kazoedoshi. Bayi dianggap sudah berumur 1 tahun sewaktu dilahirkan dan usia bertambah setahun pada tanggal 1 Januari. Pada tahun 1902, perhitungan cara kazoedoshi digantikan sistem umur bertambah sewaktu berulang tahun (man-nenrei) yang lazim digunakan di seluruh dunia.

Malam tahun baru

Hari tanggal 31 Desember atau malam tahun baru disebut ōmisoka. Di malam tahun baru, orang Jepang mempunyai tradisi memakan soba yang disebut toshikoshi soba.
Stasiun televisi di Jepang bersaing memperebutkan pemirsa dengan berbagai acara malam tahun baru. NHK mempunyai tradisi menayangkan acara Kōhaku Uta Gassen, berupa kompetisi lagu antarpenyanyi terkenal yang dibagi menjadi kubu merah dan kubu putih.
Menjelang pukul 12 malam, genta yang terdapat di berbagai kuil agama Buddha di Jepang dibunyikan. Tradisi memukul genta menjelang pergantian tahun disebut joya no kane. Genta dibunyikan sebanyak 108 kali sebagai perlambang 108 jenis nafsu jahat manusia yang harus dihalau.

Kunjungan ke kuil

Hari-hari di awal tahun baru ditandai dengan hatsumōde berupa kunjungan pertama ke kuil agama Shinto dan Buddha. Di depan kuil-kuil besar, selepas pergantian tahun sudah bisa dijumpai kerumunan orang yang menunggu pintu kuil dibuka. Doa yang disampaikan biasanya berupa harapan agar sehat dan selamat sepanjang tahun.

Makanan tahun baru

Osechi adalah sebutan untuk masakan istimewa yang dimakan pada tahun baru. Sup zōni dari kuah dashi yang berisi mochi dan sayuran merupakan salah satu masakan osechi. Berbagai macam lauk masakan osechi dimasak berhari-hari sebelumnya dan diatur di dalam kotak kayu bersusun yang disebut jūbako (重箱?). Toko swalayan besar sejak beberapa minggu sebelum tahun baru juga sudah membuka pemesanan osechi. Lauk pada masakan osechi biasanya sangat manis atau asin, seperti: kuromame, tatsukuri (gomame), kombumaki, kamaboko, kurikinton, kazunoko, dan datemaki. Makanan tahun baru diharapkan bisa tahan lama, karena tahun baru merupakan kesempatan libur memasak bagi ibu rumah tangga di Jepang.
Ikan yang dimasak berbeda menurut daerahnya, di Jepang bagian timur digunakan ikan salem sedangkan di Jepang bagian barat digunakan ikan sunglir (buri). Beberapa daerah juga memiliki masakan khas yang tidak bisa dinikmati di tempat lain. Daerah Kansai memiliki masakan khas berupa ikan cod kering (bōdara) yang dimasak dengan gula pasir dan shōyu.
Penutupan perayaan tahun baru ditandai dengan memakan bubur nanakusa yang dimasak dengan 7 jenis sayuran dan rumput. Bubur ini dimakan tanggal 7 atau 15 Januari agar perut bisa beristirahat setelah dipenuhi makanan tahun baru.

Mochi

Acara menumbuk mochi (mochitsuki) merupakan salah satu tradisi menjelang tahun baru. Ketan yang sudah ditanak dimasukkan ke dalam lesung dan ditumbuk dengan alu. Satu orang bertugas menumbuk, sedangkan seorang lagi bertugas membolak-balik beras ketan dengan tangan yang sudah dibasahi air. Beras ketan ditumbuk hingga lengket dan membentuk gumpalan besar mochi berwarna putih.
Selain dimakan sebagai pengganti nasi selama tahun baru, mochi juga dibuat hiasan tahun baru yang disebut kagami mochi. Secara tradisional, kagami mochi dibuat dengan cara menyusun dua buah mochi berukuran bundar, ditambah sebuah jeruk di atasnya sebagai hiasan.

Kartu pos tahun baru



Alat tulis untuk menulis kartu pos tahun baru
Orang Jepang mempunyai tradisi berkiriman kartu pos nengajō (年賀状?, ucapan tahun baru) yang tiba persis tanggal 1 Januari. Kartu pos ucapan tahun baru dijamin sampai ke alamat yang dituju pada tanggal 1 Januari, asalkan dikirim tidak melewati jangka waktu penerimaan yang ditetapkan kantor pos. Penerimaan kartu pos biasanya dimulai pertengahan Desember hingga beberapa hari terakhir sebelum penutupan tahun. Kantor pos membutuhkan pegawai ekstra yang direkrut dari kalangan pelajar, agar semua kartu pos bisa disampaikan tanggal 1 Januari.
Sebagai penghormatan terhadap orang yang meninggal, anggota keluarga yang baru ditinggalkan tidak merayakan tahun baru dan tidak mengirim kartu pos tahun baru. Sebagai gantinya, anggota keluarga yang baru ditimpa musibah mengirim kartu pos berisi pemberitahuan tidak bisa mengirim kartu pos ucapan tahun baru.
Setiap tahunnya, Kantor Pos Jepang memiliki tradisi mencetak kartu pos dengan tema yang berbeda-beda. Kartu pos dihiasi dengan lukisan tempat terkenal di Jepang dan gambar binatang Shio untuk tahun yang baru. Kartu pos tahun baru yang diterbitkan kantor pos juga memiliki nomor undian yang diundi di awal tahun. Penerima kartu pos yang beruntung bisa memenangkan berbagai hadiah berupa barang. Selain di kantor pos, kartu pos ucapan tahun baru juga bisa dibeli di berbagai tempat. Kartu pos yang dijual di toko buku memiliki pilihan gambar yang lebih banyak, tapi sering masih perlu ditempeli prangko.
Kartu pos ucapan tahun baru bisa ditulisi sendiri dengan berbagai pesan dan ucapan. Gambar binatang atau kalimat ucapan standar bisa ditambahkan dengan menggunakan stempel karet beraneka warna yang dijual di toko buku atau stempel yang disediakan di kantor pos. Kartu pos ucapan tahun baru sering digunakan untuk memamerkan kemampuan menulis indah bagi pengirim yang pandai menulis kaligrafi. Pemilik komputer pribadi bisa menggunakan perangkat lunak khusus untuk mencetak kartu pos. Bagi orang yang memiliki banyak kenalan dan relasi, kartu pos biasanya sudah ditulisi sejak awal bulan Desember.
Berbagai ucapan selamat tahun baru yang umum:
  • Kotoshi mo yoroshiku onegai shimasu (今年もよろしくお願いします?)
  • Akemashite omedetō gozaimasu (あけましておめでとうございます?, Selamat tahun baru)
  • Kin-ga shinnen (謹賀新年?, Mengucapkan tahun baru)

Otoshidama



Amplop untuk otoshidama
Orang Jepang mempunyai tradisi memberikan angpao yang dikenal dengan sebutan otoshidama (お年玉?). Sewaktu memberikan otoshidama untuk anak-anak, sejumlah uang kertas yang masih baru atau uang logam dimasukkan ke amplop kecil bernama pochibukuro (otoshidama-bukuro) yang berhiaskan aneka gambar kesukaan anak-anak. Otoshidama sangat ditunggu-tunggu anak-anak di Jepang, terutama bila memiliki paman atau bibi yang murah hati.

Kesenian dan permainan

Perayaan tahun baru juga dimeriahkan dengan menulis aksara kanji pertama untuk tahun tersebut. Tradisi menulis aksara kanji yang dilakukan tanggal 2 Januari disebut kakizome (kaligrafi pertama).
Tahun baru juga dirayakan dengan berbagai permainan, seperti: permainan fukuwarai (meletakkan gambar bagian-bagian wajah, seperti hidung, alis mata, dan mulut pada tempat yang tepat dengan mata tertutup), hanetsuki (bulu tangkis tradisional), menaikkan layang-layang (takoage), gasing (koma), bermain dadu (sugoroku), dan permainan memungut kartu yang disebut karuta.


SUMBER : WIKIPEDIA